Nov 04, 2026
Entertainment

Tiongkok — Film 'Once Upon a Time' Bertahan di Puncak Box Office

Lampu sorot bioskop-bioskop di penjuru Tiongkok kembali menunjukkan keperkasaan industri perfilman domestik yang kian mendominasi pasar lokal. Drama komedi

Tiongkok — Film 'Once Upon a Time' Bertahan di Puncak Box Office

Lampu sorot bioskop-bioskop di penjuru Tiongkok kembali menunjukkan keperkasaan industri perfilman domestik yang kian mendominasi pasar lokal. Drama komedi perang produksi rumah studio Dirty Monkeys, “Once Upon a Time in the Middle East”, sukses mempertahankan posisi puncak di tangga box office Tiongkok daratan selama lima pekan berturut-turut. Berdasarkan data resmi dari lembaga pemantau industri sinema Artisan Gateway, karya sinematik ini berhasil mengantongi pendapatan sebesar RMB 52,9 juta (sekitar US$ 7,8 juta) pada periode akhir pekan 11 hingga 13 September. Film yang disutradarai oleh Wen Muye—sutradara di balik kesuksesan fenomenal “Dying to Survive”—serta dibintangi oleh aktor komedi ternama Shen Teng ini terus membuktikan daya pikatnya yang luar biasa di mata para penonton.

Kebangkitan Komedi Perang dan Sentuhan Emas Wen Muye

Dominasi film ini di bioskop daratan bukanlah sekadar keberuntungan sesaat. Kolaborasi strategis antara sutradara bertangan dingin Wen Muye dan aktor papan atas Shen Teng berhasil menciptakan formula komersial yang sangat solid. Penyajian tema perang yang dikemas dengan unsur komedi segar memberikan warna baru dalam lanskap sinema Tiongkok, yang biasanya didominasi oleh drama sejarah formal atau aksi patriotik murni. Kepiawaian Wen Muye dalam merajai emosi penonton kembali teruji setelah sukses besarnya beberapa tahun lalu, membuktikan bahwa pasar domestik sangat merespons karya yang memiliki keseimbangan antara narasi emosional dan hiburan berkualitas tinggi.

"Keberhasilan film ini mempertahankan tahta nomor satu selama lima pekan berturut-turut mencerminkan kerinduan penonton akan hiburan berkualitas tinggi yang seimbang antara humor segar dan kedalaman cerita naratif," ungkap seorang analis pasar bioskop senior dari Beijing.

Catatan Angka Finansial dan Kejayaan Film Lain

Selain capaian impresif dari sang juara bertahan, persaingan di papan atas tangga film Tiongkok juga mencatat pencapaian penting lainnya. Film kompetitor utama, “The Odyssey”, dilaporkan telah resmi menembus angka pencapaian fantastis sebesar US$ 100 juta dalam total pendapatan kumulatifnya. Fenomena ini menegaskan bahwa daya beli penonton Tiongkok tetap berada di tingkat yang sangat tinggi dan rantai bisnis bioskop bergerak dalam jalur pemulihan yang kian solid.

Judul Film Pendapatan Akhir Pekan Pencapaian Khusus
Once Upon a Time in the Middle East RMB 52,9 Juta ($7,8 Juta) Juara 1 (5 Pekan Berturut-turut)
The Odyssey Tembus Milestones Utama Melampaui Total US$ 100 Juta

Dinamika Industri Sinema Tiongkok yang Semakin Mandiri

Tren dominasi produksi lokal di Tiongkok ini kian mempertegas kemandirian pasar bioskop terbesar kedua di dunia tersebut. Kehadiran film-film waralaba Hollywood kini harus berjuang ekstra keras untuk mengimbangi selera masyarakat lokal yang lebih menyukai narasi berorientasi budaya dan bahasa mereka sendiri. Rumah produksi lokal seperti Dirty Monkeys membuktikan bahwa mereka tidak hanya mampu menghasilkan karya estetis yang diminati kritikus, tetapi juga secara konsisten mencetak rekor finansial yang fantastis di lantai bioskop. Dengan hasil manis yang diraih oleh Wen Muye dan Shen Teng, pasar bioskop Tiongkok diproyeksikan akan terus melaju kencang menyambut musim tayang berikutnya dengan tingkat optimisme yang sangat tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS Hendra Wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User

Recommended Posts

Popular Tags

Voting Poll