Nov 04, 2026
Entertainment

SND Rebut Hak Penjualan Global Serial Drama "Alice: Pioneer of Cinema" Bérénice Bejo

Studio film dan televisi asal Paris, SND, yang merupakan bagian dari grup media M6 Prancis, resmi mengambil alih hak penjualan global untuk serial drama pe

SND Rebut Hak Penjualan Global Serial Drama "Alice: Pioneer of Cinema" Bérénice Bejo

Studio film dan televisi asal Paris, SND, yang merupakan bagian dari grup media M6 Prancis, resmi mengambil alih hak penjualan global untuk serial drama periode berlabel tinggi berjudul "Alice: Pioneer of Cinema". Serial yang dibintangi oleh aktris peraih nominasi Oscar, Bérénice Bejo, ini mengangkat kisah hidup Alice Guy, perempuan pertama yang menjadi sineas fiksi dalam sejarah perfilman dunia. Keputusan strategis ini diumumkan menjelang perhelatan Unifrance Rendez-Vous di Le Havre, sebuah ajang tahunan yang menjadi barometer penting industri perfilman Prancis di kancah internasional.

Produksi enam episode ini telah lebih dahulu memesan oleh HBO Max dan France Télévisions, dua jaringan penyiaran raksasa yang dikenal secara konsisten menghadirkan konten berkualitas tinggi. Dengan menggandeng SND sebagai distributor global, serial ini diproyeksikan akan menjangkau penonton di berbagai belahan dunia, dari Eropa hingga Asia, dan dari Amerika Utara hingga pasar Timur Tengah.

Bérénice Bejo: Dari "The Artist" ke Peran Bersejarah

Bérénice Bejo, aktris Argentina-Prancis yang dikenal luas berkat penampilannya yang memukau dalam film "The Artist" (2011), kini memerankan tokoh yang sangat bersejarah dalam dunia perfilman. Peran sebagai Alice Guy bukan sekadar karakter biasa; ini adalah representasi dari seorang perempuan pionir yang pada akhir abad ke-19 berhasil menembus batas-batas gender di industri yang didominasi oleh laki-laki.

Alice Guy-Blaché, yang lahir pada tahun 1873 di Prancis, adalah sutradara wanita pertama yang membuat film fiksi naratif. Kariernya dimulai pada tahun 1896 saat ia bekerja untuk Gaumont, dan sejak saat itu ia telah menyutradarai lebih dari 1.000 film selama empat dekade. Meskipun kontribusinya luar biasa, nama Alice Guy hampir terlupakan selama puluhan tahun karena diskriminasi gender yang merajalela pada masanya.

"Alice Guy adalah sosok yang seharusnya menjadi inspirasi bagi semua sineas, bukan hanya perempuan. Kontribusinya terhadap seni sinematografi tidak bisa diukur dengan angka semata, tetapi dengan warisan kreatif yang ia tinggalkan," ujar seorang sejarawan perfilman Prancis yang pernah menulis biografi tentang sosok pionir ini.

Serial Drama Epik yang Mengangkat Sejarah Terlupakan

"Alice: Pioneer of Cinema" bukan sekadar drama biopik biasa. Serial ini dirancang sebagai epik sinematografis yang mengeksplorasi perjalanan hidup Alice Guy dari seorang gadis muda di Paris menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perfilman. Dengan anggaran produksi yang signifikan dan arahan visual yang cermat, serial ini menjanjikan tontonan yang memukau secara estetis sekaligus menggugah secara intelektual.

Enam episode yang direncanakan akan membawa penonton melintasi berbagai era penting dalam sejarah perfilman, mulai dari era film bisu hingga transisi ke era film bersuara. Setiap episode dirancang untuk mengangkat aspek-aspek berbeda dalam kehidupan Alice Guy, mulai dari perjuangannya di dunia perfilman hingga kontribusinya terhadap teknologi sinematografi.

SND, sebagai distributor global, memiliki reputasi dalam menangani konten premium yang tidak hanya komersial tetapi juga memiliki nilai seni tinggi. Keputusan mereka untuk mengambil hak penjualan serial ini menunjukkan keyakinan bahwa kisah Alice Guy memiliki potensi untuk menjadi fenomena global, bukan hanya di kalangan penggemar sejarah perfilman tetapi juga bagi audiens umum yang mencari cerita inspiratif.

Pentingnya Representasi dalam Industri Kreatif

Kehadiran serial ini di tengah maraknya diskusi tentang representasi dan keberagaman dalam industri hiburan menjadi sangat relevan. Alice Guy adalah bukti nyata bahwa bakat dan dedikasi tidak mengenal batasan gender. Pada masanya, ia harus berjuang keras untuk mendapatkan pengakuan yang seharusnya menjadi haknya, dan serial ini berusaha untuk memulihkan keadilan sejarah tersebut.

Bejo sendiri, yang sebelumnya telah membuktikan kemampuannya dalam film-film berlatar belakang sejarah, diharapkan dapat membawa kedalaman emosional yang dibutuhkan untuk memerankan sosok sekompleks Alice Guy. Aktris kelahiran Buenos Aires ini telah menunjukkan kemampuannya dalam memerankan karakter-karakter yang kuat dan mandiri, dan peran ini tampaknya menjadi peluang baginya untuk sekali lagi mencuri perhatian dunia.

Industri perfilman Prancis sendiri telah lama dikenal sebagai pelopor dalam mengangkat cerita-cerita yang kurang mendapat perhatian, termasuk kisah-kisah perempuan pionir dalam berbagai bidang. Dengan "Alice: Pioneer of Cinema", tradisi ini terus dilanjutkan dan diperkuat melalui dukungan dari jaringan penyiaran besar seperti HBO Max dan France Télévisions.

Prospek Global dan Harapan Tinggi

Dengan hak penjualan global di tangan SND, serial ini diharapkan dapat menjangkau pasar-pasar baru yang selama ini kurang terjamah oleh produksi Prancis. Platform streaming seperti HBO Max telah membuktikan bahwa konten berkualitas tinggi dengan cerita yang kuat dapat menarik penonton dari berbagai latar belakang budaya. Kisah Alice Guy, dengan tema universal tentang perjuangan dan pencapaian, memiliki potensi untuk menjadi keberhasilan global yang signifikan.

Perhelatan Unifrance Rendez-Vous di Le Havre menjadi panggung yang tepat untuk memamerkan serial ini kepada para pembeli dan distributor internasional. Acara tahunan ini selalu menjadi ajang penting bagi industri perfilman Prancis untuk memamerkan produksi terbaik mereka, dan "Alice: Pioneer of Cinema" diproyeksikan menjadi salah satu judul yang paling banyak dibicarakan dalam edisi tahun ini.

Keberhasilan serial ini nantinya tidak hanya akan mengukuhkan warisan Alice Guy tetapi juga membuka jalan bagi lebih banyak produksi yang mengangkat cerita-cerita perempuan pionir dalam sejarah. Dukungan dari jaringan penyiaran besar dan distributor berpengalaman seperti SND menjadi modal penting untuk mewujudkan visi tersebut.